KTI SKRIPSI KEBIDANAN KEPERAWATAN KESMAS KEDOKTERAN

Kumpulan KTI SKRIPSI Kebidanan Keperawatan Kesmas Kedokteran ini bertujuan untuk membantu para mahasiswa/i kebidanan keperawatan kesehatan masyarakat dan Kedokteran dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah dan Skripsi sebagai salah satu syarat dalam tugas akhir pendidikan. Kumpulan KTI Skripsi ini akan terus kami tambah, sehingga dapat memenuhi kebutuhan anda dalam mendapatkan contoh KTI Skripsi, jadi anda tidak perlu lagi membuang waktu dan biaya dalam mencari KTI yang anda inginkan.

PERHATIAN:

Selamat datang di blog sederhana kami. Kapan lagi anda mendapatkan KTI Skripsi Kebidanan Keperawatan Kesehatan Masyarakat Kedokteran hanya dengan donasi @ Rp. 25.000 / KTI Skripsi sistem pembayaran mudah hanya dengan transfer pulsa. Layanan ini akan tetap eksis.
BUKTI dari layanan kami: sampai hari ini, kami sudah melayani banyak pesanan dari seluruh Indonesia. Silahkan pesan sekarang juga..
Manfaatkan kunjungan anda karena mungkin anda tidak datang ke blog ini untuk kedua kali.

KOTAK PENCARIAN:

kesulitan dalam mencari judul KTI Skripsi Gunakan pencarian berikut:

Gambaran pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Campak Di Klinik Bersalin

Minggu, 25 September 2011

ABSTRAK
    Imunisasi Campak merupakan imunisasi yang digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit campak, dan penyakit ini termasuk penyakit menular. Dari imunisasi yang diharuskan dan dianjurkan di Indonesia salah satunya yaitu imunisasi campak. Data yang menyebutkan kematian akibat campak di Dunia yang dilaporkan pada tahun 2002 mencapai 777.000 orang, 202.000 diantaranya berasal dari ASEAN. Setiap tahun diperkirakan 30.000 bayi indonesia meninggal karena campak. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan kuesioner, pengetahuan yang diajukan kepada responden, dimana sampel yang digunakan adalah sebanyak 30 responden dan cara pengambilan sample dengan cara Acidental sampling dilakukan dengan mengambil kasus atau responden yang kebetulan ada atau tersedia. Pengolahan data dilakukan secara, editing, coding, dan tabulating. Kemudian menganalisa data dengan melihat presentase data yang telah terkumpul disajikan dalam bentuk tabel. Dari hasil penelitian terhadap 30 responden, mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 14 responden (43,3%) dan minoritas berpengetahuan baik sebanyak 7 responden (23,3%) berdasarkan umur mayoritas pengetahuan cukup sebanyak 7 responden (23,3%) dan minoritas berpengetahuan baik sebanyak 1 responden (3,3%) berdasarkan pendidikan pengetahuan cukup sebanyak 11 responden (36,7%), dan minoritas berpengetahuan kurang sebanyak 2 responden (6,7%) berdasarkan paritas pengetahuan cukup sebanyak 9 responden (30%) minoritas responden berpengetahuan baik dan cukup sebanyak 1 responden (3,3%) berdasarkan sumber informasi pengetahuan cukup sebanyak 5 (16,7%) dan minoritas pengetahuan baik sebanyak 1 responden (3,3%). Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk mengupayakan penyuluhan tentang imunisasi campak kepada ibu-ibu agar membawa bayi mereka untuk imunisasi.
Kata Kunci     : Pengetahuan ibu tentang imunisasi campak.
Referensi    : 13 Referensi (2000 – 2009)

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.    Latar Belakang

Imunisasi merupakan salah satu cara  untuk memberikan  kekebalan pada bayi dan  anak  terhadap berbagai penyakit, sehingga dengan imunisasi diharapkan bayi dan   anak tetap tumbuh dalam keadaan sehat (Aziz, 2008)
Penyakit campak merupakan imunisasi yang digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit campak pada anak  termasuk penyakit menular(Aziz, 2008)
Pertumbuhan  dan perkembangan pada anak dapat dicapai  secara optimal  apabila orang tua  melakukan berbagai upaya, sepertio pemberian  uapaya kesehatan,  salah satunya pemeliharaan kesehatan adalah pemberian imunisasi (Yupi, 2004).
Dari imunisasi yang diharuskan dan dianjurkan di Indonesia yaitu BCG, Hepatitis B DPT, Polio, campak (Samik, 2002)
Depkes  menetapkan bahwa ada tujuh penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi  yaitu tuerkulosis, difteri, partusis, tetanus,  poliomelitis, campak dan hepatitis
Data yang menyebutkan kematian akibat campak di dunia yang dilaporkan  pada 2002 mencapai 777.000 orang, 202.000 diantaranya dari Aseian, serta 15 % kematian  akibat campak berasal dari Indonesia. Setiap tahun diperkirakan 30.000 anak  Indonesia meninggal karena komplikasi yang diakibatkan campak.
Di Indonesia program imunisasi campak telah  dimulai sejak 1984,  kemudian meningkat sampai 80% pada tahun 1990 dan seterusnya bertahan diatas angka tersebut sampai tahun 2006 (Adelina, Sumut Pos, 2009)
Survey Kependudukan dan Kesehatan Indonesia  (IDHS)  tahun 2002-2003 bahwa hanya 52%  anak yang mendapatkan imunisasi di Sumatera Utara pada tahun 2006 di provinsi tersebut terdapat 3.05 juta  dari 4.9 juta orang anak Indonesia yang berusia di bawah 12 bulan, dan sebanyak 1.6 juta anak diantaranya belum  menerima baik vaksinasi  campak maupun DPT  secara penuh sebelum usia mereka  mencapai 1 tahun. (Harold, 2000)
Dan setelah dilakukan survey  pendahuluan di Klinik Bersalin  desa terdapat 53 orang.
Berdasarkan latar belakang diatas, peneliti tertarik untuk meneliti dengan judul “Gambaran Pengetahuan Ibu  Tentang Imunisasi Campak di Klinik Berslain Desa

1.2.    Rumusan Masalah

Berdasarkan   latar belakang diatas maka dapat dirumuskan “Bagaimanakah Pengetahuan Ibu Tentang  Imunisasi  Campak di Klinik Bersalin Desa Kecamatan Kabupaten Tahun 2011”.

1.3.    Tujuan Penelitian

1.3.1.    Tujuan Umum
Untuk mengetahui Gambaran Pengetahun  Ibu Tentang  Imunisasi Campak di Klinik Bersalin  Desa
1.3.2.    Tujuan Khusus
1.    Untuk mengetahui  distribusi  pengetahuan  ibu tentang imunisasi campak berdasarkan umur di Klinik Bersalin
2.    Untuk mengetahui  distribusi  pengetahuan  ibu tentang  imunisasi campak berdasarkan pendidikan di Klinik Bersalin
3.    Untuk mengetahui  distribusi  pengetahuan  ibu tentang  imunisasi campak berdasarkan pekerjaan di Klinik Bersalin
4.    Untuk mengetahui  distribusi  pengetahuan  ibu tentang  imunisasi campak berdasarkan paritas di Klinik Bersalin
5.    Untuk mengetahui  distribusi  pengetahuan  ibu tentang  imunisasi campak berdasarkan Sumber Informasi di Klinik Bersalin

1.4.    Manfaat Imunisasi
1.4.1.    Bagi Petugas Kesehatan
Sebagai bahan  masukan bagi tenaga kesehatan  untuk meningkatkan pelayanan  kesehatan sehingga angka penderita campak dapat diturunkan
1.4.2.    Bagi Institut Pendidikan Akademi Kebidanan
Sebagai bahan bacaan atau referensi bagi perpustakaan Akademi Kebidanan Kabupaten
1.4.3.    Bagi Peneliti
Sebagai bahan masukan untuk menambah wawasan pengetahuan dan pengalaman peneliti dalam ilmu yang didapat selama perkulihan mengenai imunisasi campak.


Download KTI Skripsi Kebidanan Keperawatan dan Kedokteran No.14

untuk melihat kelengkapan isi KTI Skripsi silahkan KLIK DISINI

0 komentar:

BELUM KETEMU JUGA, CARI LAGI YANG TELITI: