KTI SKRIPSI KEBIDANAN KEPERAWATAN KESMAS KEDOKTERAN

Kumpulan KTI SKRIPSI Kebidanan Keperawatan Kesmas Kedokteran ini bertujuan untuk membantu para mahasiswa/i kebidanan keperawatan kesehatan masyarakat dan Kedokteran dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah dan Skripsi sebagai salah satu syarat dalam tugas akhir pendidikan. Kumpulan KTI Skripsi ini akan terus kami tambah, sehingga dapat memenuhi kebutuhan anda dalam mendapatkan contoh KTI Skripsi, jadi anda tidak perlu lagi membuang waktu dan biaya dalam mencari KTI yang anda inginkan.

PERHATIAN:

Selamat datang di blog sederhana kami. Kapan lagi anda mendapatkan KTI Skripsi Kebidanan Keperawatan Kesehatan Masyarakat Kedokteran hanya dengan donasi @ Rp. 25.000 / KTI Skripsi sistem pembayaran mudah hanya dengan transfer pulsa. Layanan ini akan tetap eksis.
BUKTI dari layanan kami: sampai hari ini, kami sudah melayani banyak pesanan dari seluruh Indonesia. Silahkan pesan sekarang juga..
Manfaatkan kunjungan anda karena mungkin anda tidak datang ke blog ini untuk kedua kali.

KOTAK PENCARIAN:

kesulitan dalam mencari judul KTI Skripsi Gunakan pencarian berikut:

Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Hiperemesis Gravidarum

Minggu, 04 Desember 2011

BAB 1
PENDAHULUAN

Latar Belakang

Kematian maternal adalah kematian wanita sewaktu hamil melahirkan atau dalam 42 hari sesudah berakhirnya kehamilan tidak tergantung dari lama dan lokasi kehamilan disebabkan oleh apapun yang berhubungan dengan kehamilan atau penanganannya tetapi tidak secara kebetulan atau oleh penyebab lainnya.(Sarwono, 2006: 22)
Berdasarkan definisi ini kematian maternal dapat digolongkan pada kematian obstetrik langsung (direct obstetric death), kematian obstetrik tidak langsung (inderect obstetric death), kematian yang terjadi bersamaan tetapi tidak berhubungan dengan kehamilan dan persalinan misalnya kecelakaan. Kematian obstetrik langsung disebabkan oleh komplikasi kehamilan, persalinan, nifas atau penanganannya. Di negara-negara sedang berkembang sebagian besar penyebab ini adalah pendarahan, infeksi dan abortus. Kematian tidak langsung disebabkan oleh penyakit atau komplikasi lain yang sudah ada sebelum kehamilan atau persalinan, misalnya hipertensi, penyakit jantung, diabetes, hepatitis, anemia, malaria, dan lain-lain termasuk hiperemesis gravidarum. (Sarwono, 2006: 22)
Penyebab hiperemesis gravidarum belum diketahui secara pasti, perubahan-perubahan anatomik pada anak, jantung, hati dan susunan saraf disebabkan oleh kekurangan vitamin. Beberapa faktor predisposisi yang sering terjadi pada primigravida, mola hidatidosa, diabetes dan kehamilan ganda akibat peningkatan kadar HCG, faktor organik karena masuknya villi khorialis dalam sirkulasi maternal dan perubahan metabolik, faktor psikologis keretakan rumah tangga, kehilangan pekerjaan, rasa takut terhadap kehamilan dan persalinan, takut memikul tanggung jawab dan faktor endoktrin lainnya. Gejala yang sering terjadi pada 60% - 80% primigravida dan 40% - 60% multigravida. Mual biasanya terjadi pagi hari. Rasa mual biasanya dimulai pada minggu-minggu pertama kehamilan dan berakhir pada bulan keempat, namun sekitar 12% ibu hamil masih mengalaminya hingga 9 bulan.
(Khaidirmuhaj, 2009 tanggal 29 mei 2009 jam 11.00)
Bidan adalah salah satu tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan obstetri, salah satunya dengan melakukan pelayanan pemeriksaan ibu hamil untuk mengetahui keadaan ibu dan janin secara berkala yang diikuti dengan upaya koreksi terhadap kelainan yang ditemukan dengan tujuan agar ibu hamil dapat melewati masa kehamilan, persalinan dan nifas dengan baik dan selamat serta melahirkan bayi yang sehat. Dalam melakukan pelayanan Ante Natal Care (ANC) hendaknya selalu memberikan penjelasan dan motivasi mengenai yang dirasakan ibu hamil termasuk didalamnya hiperemesis gravidarum, karena masih banyak ibu hamil yang tidak mengetahui cara mengatasi mual dan muntah yang dialaminya, maka dengan ini Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) akan mengalami penurunan karena derajat kesehatan suatu bangsa ditentukan oleh derajat kesehatan ibu dan anak.
Selama bulan Juni 2009 terdapat 30 orang ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas ......, dari 15 orang ibu hamil yang disurvey 10 diantaranya mengalami hiperemesis gravidarum, oleh karena itu penulis tertarik untuk mengambil judul penelitian pengetahuan ibu hamil tentang hiperemesis gravidarum di puskesmas .......
Pembatasan dan Rumusan Masalah
Permasalahan dalam penelitian ini dibatasi hanya sebatas tahu tentang Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Hiperemesis Gravidarum Di Puskesmas ...... ...... ....... Berdasarkan latar belakang diatas dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut “Bagaimana Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Hiperemesis Gravidarum Di Puskesmas ...... ...... ......?”

Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Hiperemesis Gravidarum Di Puskesmas ...... ...... .......

Manfaat Penelitian
Bagi Peneliti
Sebagai salah satu syarat kelulusan semester akhir akademi kebidanan dan merupakan penerapan dari ilmu yang diperoleh selama proses pembelajaran sehingga menambah pengetahuan bagi peneliti dalam melakukan penelitian.
Bagi Teoritis
Penelitian ini sangat bermanfaat untuk mengetahui secara spesifik mengenai pengetahuan ibu hamil tentang hiperemesis gravidarum di puskesmas ...... ...... .......
Bagi Praktisi
Meningkatkan kualitas pengetahuan kesehatan khususnya tentang pengetahuan ibu hamil tentang hiperemesis gravidarum di puskesmas ...... ...... .......


Download KTI Skripsi Kebidanan Keperawatan Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran No.195

untuk melihat kelengkapan isi KTI Skripsi silahkan KLIK DISINI

0 komentar:

BELUM KETEMU JUGA, CARI LAGI YANG TELITI: